Kamis, 05 Desember 2013

Teknik mendapatkan air dalam kondisi survival


  • Bagi para pecinta alam yang sering melakukan aktivitas alam bebas seperti mendaki gunung, air merupakan komponen yang sangat penting. Tanpa air manusia dewasa hanya dapt bertahan hidup selama 3 hari karena manusia dewasa kehilangan air sebanyak 2-3 liter untuk aktivitasnya. Kehabisan stok air baik itu karena tersesat, kecelakaan atau lingkungan yang belum dikenal merupakan hal yang sangat sering terjadi pada saat kita berada di alam bebas. Oleh karena itu kita perlu mengetahui teknik teknik mendapatkan air saat kita berada di alam bebas seperti di gunung dan di hutan agar kita dapat bertahan hidup. Berikut beberapa teknik mendapatkan air saat berada di gunung dan hutan :
    1. Sungai yang airnya jernih dan deras.
    2. Air hujan.
    3. Embun yang menempel pada rumput dan daun daun.
    4. Di dalam batang pohon bambu biasanya terdapat air.
    5. Kantung semar (Nepenthes sp) biasanya mengandung air.
    6. Pohon pisang. Potong batang secara horizontal kira-kira 10-15 cm dari permukaan tanah, bentuk seperti mangkuk, tutup dengan daun lebar. tunggu 1-2 jam agar air terkumpul.
    7. Cari lembah dengan kumpulan tumbuhan yang mencolok kemudian digali.
    8. Pada patahan biasanya terdapat mata air, gali
    9. Di hutan tropis pegunungan biasanya terdapat banyak lumut, letakkan syal, kemudian isap airnya. Lebih baik dilakukan pada pagi hari.
    10. Indikator hewan. Hewan biasanya mencari air pada sore hari. Ikuti jejak mamalia yang merumput (herbivora). Burung pemakan biji bijian biasanya tidak jauh dari sumber air. Tawon jarak terbangnya 6-7 m dari sumber air. beberapa lalat biasanya hanya terbang 90-100m dari sumber air.
    11. Akar gantung beberapa tumbuhan terutama yang berkulit kayu tebal, berdiameter lebih dari 5 cm juga dapat digunakan untuk mencari air. Potong akar gantung setinggi kita mampu, kemudian dengan cepat potong bagian bawahnya, tegakkan secara vertikal agar air turun.
    12. Tumbuhan berupih biasanya menangkap air pada bagian upihnya,atau pada bagian bunganya.
    13. Bila ada pohon tumbang berikut akar-akarnya biasanya pada bagian bekas akar terdapat lubang dengan air di dalamnya. rebus dahulu.
    14. Buah-buahan tropis banyak mengandung air, jangan lupa edibility tes.
    15. Nypa sp juga dapat diminum airnya. pukul-pukul batang bunga Nypa sp dengan memakai tongkat (jangan sampai patah), kemudian potong bagian tersekat dengan bunganya, biarkan tetesan air yang keluar beberapa saat.
    16. Mata hewan banyak mengandung air, dapat dekstraksi dengan cara menyedotnya.
  • Selain teknik diatas kita juga perlu memperhatikan beberapa hal saat mencari air, yaitu warna dan temperatur. Apabila air tersebut jernih dan bening maka dapat diminum langsung. akan tetapi apabila airnya berwarna merah, hitam atau kehijauan lebih baik jangan meminum air tersebut.. Apabila berada di daerah gunung api, sumber air jangan diminum bila terasa panas karena kadar belerang yang tidak kita ketahui. tetapi bila airnya dingin dapat diminum.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar