Survival berasal dari kata "survive" yang berarti bertahan hidup.
Secara umum survival dapat diartikan sebagai tindakan paling awal yang
dilakukan makhluk hidup untuk mempertahankan hidupnya dari berbagai
macam ancaman, pada kondisi darurat atau terancam. Seseorang yang
sedang dalam keadaan survival biasanya disebut survivor.
Kondisi survival biasanya disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya,
- Kehabisan perlengkapan pada saat perjalanan atau ekspedisi.
- Kecelakaan pada saat melakukan perjalanan atau ekspedisi
- Tersesat di daerah asing atau rawan
- Berada di lingkungan yang belum dikenal
- Hal hal yang belum pasti.
Seorang survivor secara langsung ataupun tidak langsung akan mengalami beberapa tekanan yang harus dihadapi diantaranya :
- Stres fisik dan mental
- Gelisah dan takut
- Kondisi fisik yang menurun
- Kedinginan atau kepanasan
- Rasa haus dan lapar
- Rasa bosan
- Rasa terisolasi
Dalam situasi survival, seorang survival haruslah bersikap tenang,
jangan panik atasi semua emosi yang timbul karena merasa terancam
kemudian berfikir langkah apa yang akan dilakukan. Dalam keadaan
survival, survivor dihadapkan pada dua pilihan yaitu tetap tinggan atau
mencari jalan keluar.
Tetap tinggal di tempat dilakukan dengan pertimbangan :
- Kondisi fisik survivor tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan
- Posisi mudah dilihat dari udara atau mudah ditemukan dari darat
- Persediaan makanan dan minuman cukup
- Tidak ada gangguan dari hal yang membahayakan
- Mempunyai shelter atau bivak.
Bila memutuskan untuk mancari jalan keluar sebaiknya dilakukan
dengan tenang, jangan tergesaa gesa agar tidak membuang banyak energi.
Beberapa Pedoman yang dapat digunakan saat mencari jalan keluar
diantaranya,.
- Sebaiknya berjalan pada siang hari
- Carilah tempat yang tinggi, terbuka untuk orientasi medan
- Perhitungkan tipuan medan
- Berjalan pada lintasan punggungan
- Buatlah jejak untuk memudahkan bila kita harus kembali ke tempat semula
- Buatlah api setiap kita menetap, selain untuk menghamgatkan badan juga untuk memberikan isyarat keberadaan kita
- Pergunakan isyarat dan tanda darurat yang mencolok aagar dapat dilihat dari jauh pada tempat terbuka
- Kembali ke titik awal bila situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk mencari jalan keluar
Empat kebutuhan dasar survivor agar dapat bertahan hidup diantaranya
air, makanan, tempat berlindung dan api. Selain ketahanan fisik serta
pengetahuan dan pengalaman tentang survival, seorang survivor haruslah
mempunyai sikap mental yang baik yaitu keyakinan yang besar untuk dapat
bertahan hidup. Ketiga faktor tersebut akan menimbulkan rasa percaya
diri sehingga nantinya survivor siap menghadapi segala kemungkinan dan
bisa bertahan hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar