Kamis, 05 Desember 2013

survival

  • Survival berasal dari kata "survive" yang berarti bertahan hidup. Secara umum survival dapat diartikan sebagai tindakan paling awal yang dilakukan makhluk hidup untuk mempertahankan hidupnya dari berbagai macam ancaman, pada kondisi darurat atau terancam. Seseorang yang sedang dalam keadaan survival biasanya disebut survivor.
    Kondisi survival biasanya disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya,
    1. Kehabisan perlengkapan pada saat perjalanan atau ekspedisi.
    2. Kecelakaan pada saat melakukan perjalanan atau ekspedisi
    3. Tersesat di daerah asing atau rawan
    4. Berada di lingkungan yang belum dikenal
    5. Hal hal yang belum pasti.
  • Seorang survivor secara langsung ataupun tidak langsung akan mengalami beberapa tekanan yang harus dihadapi diantaranya :
    1. Stres fisik dan mental
    2. Gelisah dan takut
    3. Kondisi fisik yang menurun
    4. Kedinginan atau kepanasan
    5. Rasa haus dan lapar
    6. Rasa bosan
    7. Rasa terisolasi
    Dalam situasi survival, seorang survival haruslah bersikap tenang, jangan panik atasi semua emosi yang timbul karena merasa terancam kemudian berfikir langkah apa yang akan dilakukan. Dalam keadaan survival, survivor dihadapkan pada dua pilihan yaitu tetap tinggan atau mencari jalan keluar.
    Tetap tinggal di tempat dilakukan dengan pertimbangan :
    1. Kondisi fisik survivor tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan
    2. Posisi mudah dilihat dari udara atau mudah ditemukan dari darat
    3. Persediaan makanan dan minuman cukup
    4. Tidak ada gangguan dari hal yang membahayakan
    5. Mempunyai shelter atau bivak.
    Bila memutuskan untuk mancari jalan keluar sebaiknya dilakukan dengan tenang, jangan tergesaa gesa agar tidak membuang banyak energi. Beberapa Pedoman yang dapat digunakan saat mencari jalan keluar diantaranya,.
    1. Sebaiknya berjalan pada siang hari
    2. Carilah tempat yang tinggi, terbuka untuk orientasi medan
    3. Perhitungkan tipuan medan
    4. Berjalan pada lintasan punggungan
    5. Buatlah jejak untuk memudahkan bila kita harus kembali ke tempat semula
    6. Buatlah api setiap kita menetap, selain untuk menghamgatkan badan juga untuk memberikan isyarat keberadaan kita
    7. Pergunakan isyarat dan tanda darurat yang mencolok aagar dapat dilihat dari jauh pada tempat terbuka
    8. Kembali ke titik awal bila situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk mencari jalan keluar
    Empat kebutuhan dasar survivor agar dapat bertahan hidup diantaranya air, makanan, tempat berlindung dan api. Selain ketahanan fisik serta pengetahuan dan pengalaman tentang survival, seorang survivor haruslah mempunyai sikap mental yang baik yaitu keyakinan yang besar untuk dapat bertahan hidup. Ketiga faktor tersebut akan menimbulkan rasa percaya diri sehingga nantinya survivor siap menghadapi segala kemungkinan dan bisa bertahan hidup.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar